Aqidah

50 Tanya-Jawab Seputar Aqidah Islam

 

 بسم الله الرحمن الرحيم

line

Ringkasan ini disarikan dari tanya jawab bersama Kibarul Ulama di Al-Lajnah Ad-Daimah lil Buhutsil ‘Ilmiyah wal Ifta’ (Komite Tetap untuk Pengkajian Ilmiah dan Fatwa, yang diketuai oleh Syaikh Bin Baz rahimahullah).

line

tauhid11. Seorang yang meyakini ada selain Allah yang mengatur alam ini

Jawab: Barangsiapa meyakini seperti itu kafir

2. Sekelompok orang ber-istighotsah (meminta pertolongan ketika musibah) kepada selain Allah

Jawab: Mereka telah berbuat syirik besar

3. Istighotsah kepada orang yang tidak hadir, serta orang mati.  (istighotsah adalah meminta pertolongan di kala susah, red )

Jawab: Syirik besar

4. Bolehkah sholat menjadi makmum kepada orang yang ber-istighotsah kepada penghuni kubur?

Jawab: Tidak sah sholat dengan bermakmum kepadanya, karena dia seorang yang menyekutukan Allah

5. Bolehkah seorang berdoa: “Jawablah wahai para pengawal asmaul husna untuk mengabulkan hajatku?”

Jawab: Syirik besar, karena itu adalah doa kepada selain Allah

6. Minta tolong kepada orang mati

Jawab: Syirik besar, karena itu adalah doa (permohonan) kepada selain Allah

7. Minta tolong dari seorang yang tidak hadir

Jawab: Hendaklah dinasihatkan, jika pelaku tidak meninggalkan kesyirikan itu maka dia musyrik

8. Dzikir berjama’ah dengan satu suara (koor) seperti cara kaum Sufi

Jawab: Bid’ah

9. Berdoa kepada selain Alah seperti kepada para wali dan orang-orang shalih

Jawab: Syirik besar yang mengeluarkan pelakunya dari Islam

10. Mengaku tahu ilmu ghaib

Jawab: Kufur

11. Berdoa (memohon, red) kepada para Nabi dan wali yang sudah mati

Jawab: Syirik besar

12. Seorang yang ber-istigotsah dengan para wali ketika musibah. (istighotsah adalah meminta pertolongan di kala susah, red )

Jawab: Syirik besar

13. Bertawasul dalam doa dengan kehormatan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, atau kehormatan sahabat dan selainnya.  (Tawassul adalah mengambil sarana/wasilah agar do’a atau ibadahnya dapat lebih diterima dan dikabulkan. Al-wasilah menurut bahasa berarti segala hal yang dapat menyampaikan dan mendekatkan kepada sesuatu.,red)

Jawab: Tidak boleh (karena tidak berdasarkan dalil yang shahih, penj.)

14. Istighotsah dengan orang mati atau orang hidup yang tidak hadir, baik jin, malaikat maupun manusia.  (istighotsah adalah meminta pertolongan di kala susah, red )

Jawab: Syirik besar

15. Menjampi orang yang sakit dengan bacaan Al-Qur’anul Karim dan dzikir-dzikir (yang ada dalilnya)

Jawab: Hal itu disyariatkan

16. Bertawasul dalam doa dengan nama-nama Allah Ta’ala yang maha baik.  (Tawassul adalah mengambil sarana/wasilah agar do’a atau ibadahnya dapat lebih diterima dan dikabulkan. Al-wasilah menurut bahasa berarti segala hal yang dapat menyampaikan dan mendekatkan kepada sesuatu.,red)

Jawab: Hal itu disyariatkan

17. Apakah boleh seorang berkata: Ya Mu’in (Wahai Yang Maha Penolong) Ya Robb (Wahai Robb)?

Jawab: Boleh

18. Istighotsah dan bergantung kepada jin demi terkabulnya hajat

Jawab: Syirik dalam ibadah

19. Seorang muslim ketika hendak berdiri maupun duduk selalu mengucapkan: Ya Aba Qosim, Ya Syaikh Abdul Qodir Jailani

Jawab: Termasuk syirik besar

20. Istighotsah kepada selain Allah untuk kesembuhan orang sakit, menurunkan hujan, atau memanjangkan umur

Jawab: Termasuk syirik besar

21.  Seorang muslim mukallaf yang berkeyakinan bolehnya bernadzar dan menyembelih untuk orang-orang mati

Jawab : Keyakinannya itu termasuk syirik besar

22. Hukum meminta tolong dengan kuburan para wali, tawaf mengitarinya, mencari berkah dengan batu-batuannya dan bernadzar untuk para wali tersebut

Jawab : Syirik besar

23.  Meminta tolong kepada para wali yang telah mati, memayungi kuburannya dan bertawasul dengan mereka

Jawab : Syirik besar (adapun memayungi kuburannya termasuk bid’ah yang mengantarkan kepada syirik)

24. Hukum nadzar

Jawab : Tidak disyariatkan

25. Bernadzar untuk selain Allah

Jawab : Syirik besar

26.  Bernadzar untuk kuburan para ulama

Jawab : Syirik (besar)

27. Bersujud dan menyembelih di atas kuburan

Jawab :  Paganisme Jahiliyah dan syirik besar

28. Menyembelih untuk mayyit yang mengaku wali Allah

Jawab : Termasuk syirik (besar)

29. Menyembelih untuk jin demi mencari keridhaannya, mengharap terkabulnya hajat atau agar selamat dari kejahatannya

Jawab : Syirik besar

30. Menyembelih (untuk selain Allah) di kuburan para wali

Jawab : Syirik (besar)

31. Ziarah kuburan para wali untuk menyembelih kambing atau ayam demi terkabulnya hajat-hajat

Jawab : Hal itu tidak boleh, bahkan termasuk syirik (apabila dipersembahkan kepada para wali tersebut)

32. Menyembelih hewan untuk hidangan bagi tamu

Jawab : Boleh

33. Hukum bersedekah dan makan dari hewan yang disembelih dalam rangka (merayakan) kelulusan atau keselamatan dari kecelakaan dan yang semisalnya

Jawab : Tidak apa-apa

34. Bolehkah membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas dan Al-Fatihah untuk berobat

Jawab : Termasuk ruqyah yang dibolehkan

35. Pengobatan kesurupan jin yang sesuai syar’i.

Jawab : Diruqyah dengan bacaan Al-Qur’an dan dzikir-dzikir yang shohih

36. Apakah boleh seorang muslim berdoa dengan nama-nama Allah demi kesembuhan dari penyakit

Jawab : Boleh

37. Pengaruh ‘ain (bisa menjadi sebab kemudharatan bagi orang lain). (Penyakit ‘ain atau pandangan mata adalah pandangan seseorang terhadap sesuatu yang dianggap menakjubkan disertai dengan rasa dengki, sehingga mengakibatkan bahaya terhadap yang dipandangnya, red)

Jawab : Benar-benar terjadi (dengan izin Allah) dan telah dimaklumi

38. Apakah boleh mengobati ‘ain dengan pengasapan tawas, tumbuhan dan daun-daunan? (Penyakit ‘ain atau pandangan mata adalah pandangan seseorang terhadap sesuatu yang dianggap menakjubkan disertai dengan rasa dengki, sehingga mengakibatkan bahaya terhadap yang dipandangnya, red)

Jawab : Tidak boleh (seharusnya dengan ruqyah syar’iyyah).

39. Seorang wanita yang kesurupan jin wanita, apakah boleh membakarnya agar jin itu keluar?

Jawab : Tidak boleh membakarnya secara mutlak

40. Meletakkan mushaf di wajah untuk mengusir setan

Jawab : Tidak selayaknya (mushaf dibuat seperti itu)

41. Membawa mushaf (Al-Qur’an) dan meletakkannya di mobil atau pada perhiasan rumah, sekedar untuk menolak hasad (iri hati) atau sebagai penjagaan

Jawab : Tidak boleh

42. Membaca (Al-Qur’an) di air zam-zam untuk diberikan kepada si sakit

Jawab : Tidak apa-apa

43. Membaca (Al-Qur’an) di air untuk diberikan kepada si sakit

Jawab : Tidak apa-apa

44.  Mengenakan sebuah besi atas wanita yang baru melahirkan atau anak yang baru dikhitan, untuk mendapatkan manfaat atau menolak mudharat

Jawab : Termasuk syirik besar

45. Sujud kepada selain Allah Ta’ala, seperti kepada wali, orang mati, pimpinan tarekat, setelah mendapatkan penjelasan hukumnya, namun tetap mengucapkan dua kalimat syahadat

Jawab : Kekafiran dan murtad dari Islam

46. Rukuk kepada makhuk, seperti kepada orang tua

Jawab :  Tidak boleh karena termasuk syirik

47.  Sumpah dengan selain Allah Ta’ala, seperti dengan nama malaikat, nabi atau makhluq yang lain

Jawab :  Haram (syirik kecil)

48. Hukum Islam terhadap orang yang meminta tolong kepada jin untuk mengetahui perkara-perkara ghaib

Jawab :  Tidak boleh karena termasuk syirik

49.  H I P N O T I S

Jawab :  Tidak boleh karena termasuk syirik (SIHIR)

50. Bersumpah dengan menyebut Al-Qur’an

Jawab :  Boleh bersumpah dengan nama Allah Ta’ala, sifat-sifat-Nya, dan Al-Qur’an termasuk kalamullah (sifat Allah: Al-Kalam)

Sumber: http://nasihatonline.wordpress.com/category/belajar-mudah-aqidah-islam/

Artikel terkait:

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kategori

Daftar Isi

Blog Stats

  • 7,916 Pengunjung

Jumlah Pengunjung

Map

Pesan dari Kami

Untuk Semakin Menyebarkan Dakwah Islam Ahlussunnah Waljama'ah, Maka "DIPERBOLEHKAN" meng-Copy artikel yang ada di dalam Blog ini. Dengan SYARAT : Tidak Untuk Komersial tanpa Menambah atau Mengurangi isi artikel serta tetap mencantumkan URL Sumber
%d bloggers like this: